Pengumpulan dana Bloggers for Bangsari akan ditutup

Seperti yang sudah ditulis Sam Hedi, donasi kambing untuk anak-anak bangsari akan dihentikan. Demikian keputusan kumpul-kumpul malam minggu, tanggal 03 Nopember 2007 kemarin, di rumah Sir Mbilung Mc Ndobos. Rencananya akhir bulan ini, tgl 30 November 2007. Dana yang terkumpul sejauh ini 7, 5 juta dari seri pertama (sebelum lebaran) dan 13 juta pada seri kedua yang dimulai saat muktamar plus pesta blogger hingga sekarang. Belum termasuk (insyaallah), minimal 10 kambing yang akan disumbang malaikat misterius dari antah berantah yang baik hati. Terima-kasih semuanya….


Rapat itu sendiri dihadiri: Kang Presiden HI dan istri, Sam Hedi, Hadik, Iqbal, Mikow, Mita, Yudhi (yang sampai HPnya digondhol wewe) dan saya. Dari tuan rumah: Sir Mbilung himself, Ghilman, Adry dan Bude Jeni, plus makaroni bakar dan spagheti. Nyam, nyam. Benar-benar yummy…

Setelah dihentikan apakah sudah selesai?

Belum saudara. Setelah ini tugas kita adalah memantau perkembangan mereka ke depan. Perkembangan mereka insyaallah akan terus di-update ke para donatur dan khalayak. Yang pasti, kabar berkala akan ada di sini dan jika memungkinkan juga melalui email atau telpon atau surat. Dan itu bukan pekerjaan yang sedikit.

Kenapa akhir bulan dan ndak sekalian per hari ini?

Mmmm… Untuk memberi waktu kepada mereka yang kemarin sudah berjanji ikut menyumbang tapi mengunggu gajian. Alasan ndak mutu lainnya, biar kami bisa gojeg kere lagi. :D

Lha kok dihentikan, bukannya program ini baik?

Seperti kata Ndoro Seten, “…begitu memang semestinya…segala hal harus ada batasnya yang jelas, sehingga masih dapat tertangani dengan baik.”. Ya, betul sekali Ndoro. Karena ternyata ngurusi duit dan orang banyak itu tidak mudah, apalagi kalo cuma berbekal semangat dan okol (otot). Setelah mendapat respon yang terus terang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya, kami baru menyadari hal-hal yang tidak terpikirkan sebelumnya. Tentang bagaimana cashflow-nya nanti, siapa saja yang berhak mendapat pinjaman, bagaimana penentuannya, bagaimana menyiapkan laporan yang transparan, bagaimana planning ke depan, para penyumbang yang tak mau disebut namanya, dan sebagainya.

Intinya, kami harus memperbaiki kedalam dulu, mencoba menyalurkan dana yang sudah terkumpul sebaik mungkin. Perkara apakah suatu saat akan ada penggalangan dana lagi, biarlah waktu yang menentukan (hayyah…). Akan lebih membahagiakan jika apa yang telah kami lakukan bisa menginspirasi blogger lain (non blogger juga tidak masalah) untuk membuat program serupa. Untuk itu, kami para gerombolan HI dengan senang hati akan berbagi. Sebelum Bloggers For Bangsari diluncurkan, Bude Venus pernah punya ide memberi dukungan untuk pendidikan anak-anak nelayan di pantai utara jawa. Ayo Bune, kami sudah siap membantumu…

Lalu bagaimana itu tentang cashflow dll yang sudah disinggung di depan?

Sementara, biar itu menjadi pekerjaan bagi Komite Sekolah beserta dewan guru disana. Karena mereka yang berhadapan langsung dengan para murid itu. Informasi sementara, sudah ada 25 murid yang sudah siap memelihara kambing. Dana yang terkumpul belum cukup memang.

Selanjutnya?

Mungkin kita perlu menjenguk mereka suatu saat. Semacam inspeksi mendadak begitu lah. Melihat langsung bagaimana kehidupan mereka. Merasakan naik kereta api ekonomi semalaman yang akan membuat kakimu bengkak karena tidak kebagian tempat duduk, menghirup hawa panas Bangsari, mencicipi mendoan seharga 500 rupiah namun seukuran setengah kertas kwarto, makan kelapa muda hingga kembung, atau ikut mencarikan rumput buat si kambing sehingga kulitmu menghitam dalam sekejap. Sama sekali ndak indah, sampeyan boleh mencobanya.

Usul yang muncul di forum kemarin, akhir tahun kelihatannya saat yang tepat. Namanya? Hm… Tour de Bangsari terdengar lumayan…

Siapa mau ikut?

Catatan Mas Hedi: Sekali lagi, Bloggers for Bangsari adalah pembabat alas. Pembuka jalan. Kami siap membantu dan menjelaskan mekanisme program ini untuk dilakukan blogger manapun di tempat lain.

———————————————-

http://bloggersforbangsari.blogspot.com/

Bahtiar: 081328484289 (bahtiar@gmail.com)
Ipul: 081578820013, 02199183863 (much.syaefulloh@gmail.com)
Pitik: 08157123875 (hadik1@gmail.com)
Sir Mbilung: 08121823242
Mitha: 0818794474 (mita_ald@yahoo.com)
Iqbal: 02199562833, 081574852877 (i.prakasa@gmail.com)
Pito: 0818691666, 08882799894 (pitopoenya@yahoo.com)
Hedi: 081311401084 (hedinov@gmail.com)

Bantuan disalurkan ke:

No rekening: 0751371054
Atas nama : Much. Syaefulloh
Bank BCA cabang Sabang Jakarta pusat
Email : much.syaefulloh@gmail.com, ipoul_bangsari@yahoo.com
YM! : ipoul_bangsari
HP: 081578820013
Alamat: Jl Kebon Kacang II no 70 Tanah Abang Jakarta Pusat atau

atau ke Bapak saya yang mengurusi program ini di Bangsari
Darso Moh. Dahroni
d.a: dusun Karang Reja, RT 03 RW 04, desa Bulaksari (Bangsari), Kec. Bantarsari, Kab. Cilacap.

5 comments November 5, 2007

Bloggers for Bangsari (Segera Tutup)

Ditulis oleh Hedi, diambil dari sini

Duit donasi program kambing untuk anak sekolah di Bangsari akhirnya sudah terkumpul hingga kurang lebih Rp 20 juta (hingga kemarin malam). Puji Tuhan. Terima kasih untuk para donatur. Perkembangannya, kami segera menutup program ini. Lho, kok ditutup?

Begini. Yang akan ditutup hanya penggalangan dana, tepatnya per 30 November 2007. Sampai hari itu, siapapun yang akan menyumbang masih diterima dan dicatat. Ini juga mengantisipasi beberapa pihak dan korporasi yang rencananya berniat menyumbang dalam skala besar.

Jadi, hanya kerjaan pengumpulan dana yang terhenti (sejenak dan tak menutup kemungkinan dibuka kembali). Kami khawatir dana yang terlalu besar (jika tak ditutup segera) justru akan menyulitkan distribusi dan pengawasan. Maklum, kami dibatasi dimensi ruang dan waktu.

Saat meeting

Mekanisme penyaluran dana yang disepakati kemarin waktu meeting, dana akan diserahkan kepada dewan sekolah yang beranggotakan para guru. Mereka ini (guru) yang akan menentukan masing-masing murid calon penerima kambing. FYI, sekitar 25 anak sudah ada dalam daftar dan tinggal dikerucutkan sesuai jumlah dana tersedia berdasarkan skala prioritas. Nama mereka mungkin akan segera di-publish dalam pekan ini.

Lalu lintas pengawasan akan dimulai saat sebagian dari panitia mungkin segera meluncur ke lokasi donasi. Katakanlah inspeksi mendadak. Selain itu, akan ditetapkan satu koordinator (penghubung) antara mereka (pihak sekolah/guru) dengan kami untuk laporan dan perkembangan secara rutin.

Nah, perkembangan itu kemudian akan terus di-update ke para donatur dan khalayak. Yang pasti, kabar berkala akan ada di sini dan jika memungkinkan juga melalui email atau telpon atau surat.

Lalu, bagaimana jika ada blogger atau siapapun yang ngotot kirim duit setelah lewat 30 November? Kami akan tetap menerima, namun besar kemungkinan akan dialokasikan ke program sejenis lainnya yang dilakukan blogger lain. Konon, mbok Venus punya program sejenis yang akan segera diworo-woro, ya kan mbok? ;)

Sekali lagi, Bloggers for Bangsari adalah pembabat alas. Pembuka jalan. Kami siap membantu dan menjelaskan mekanisme program ini untuk dilakukan blogger manapun di tempat lain.

———————————————-

http://bloggersforbangsari.blogspot.com/

Bahtiar: 081328484289 (bahtiar@gmail.com)
Ipul: 081578820013, 02199183863 (much.syaefulloh@gmail.com)
Pitik: 08157123875 (hadik1@gmail.com)
Sir Mbilung: 08121823242
Mitha: 0818794474 (mita_ald@yahoo.com)
Iqbal: 02199562833, 081574852877 (i.prakasa@gmail.com)
Pito: 0818691666, 08882799894 (pitopoenya@yahoo.com)
Saya: 081311401084 (hedinov@gmail.com)

Bantuan disalurkan ke:

No rekening: 0751371054
Atas nama : Much. Syaefulloh
Bank BCA cabang Sabang Jakarta pusat
Email : much.syaefulloh@gmail.com, ipoul_bangsari@yahoo.com
YM! : ipoul_bangsari
HP: 081578820013
Alamat: Jl Kebon Kacang II no 70 Tanah Abang Jakarta Pusat atau

atau ke Bapak saya yang mengurusi program ini di Bangsari
Darso Moh. Dahroni
d.a: dusun Karang Reja, RT 03 RW 04, desa Bulaksari (Bangsari), Kec. Bantarsari, Kab. Cilacap.

Add comment November 5, 2007

Penerima Kambing: Terimakasihku pada Blogger


Sore itu di tengah ngobrol dan ngopi bareng teman-teman sepabrik ipul menelepon. Menyampaikan kabar, seseorang akan menemuiku. Siapakah dia? Ternyata malaikat yang akan menyambungkan niat seseorang yang akan menyumbang sepuluh kambing langsung ke bangsari.

perempuan beranting panjang itu meminta tolong aku, untuk mengantarkannya menemui pak mahmudin. Pak mahmudin ini adalah ayah dari rubangi, salah satu anak penerima kambing pada project bloggers for bangsari ini.

Karena beliau mbaknya tak mau jadi seleb, ia tak mau disebut namanya. Bahkan untuk diketahui ia bekerja dimana pun, ia menolak. Nomor telepon kantor pun di setting private. Tak ingin menyalahgunakan fasilitas yang diberikan negara, katanya.

Dan kami pun, berhasil menemui pak mahmudin di jalan warung buncit raya. Di pintu masuk yang terbuat dari pagar seng. Pak mahmudin bertukang pada pembuatan gedung berlantai lima itu.


Dari roman mukanya dia cukup canggung menemui kami. Sore sehabis hujan itu ia memakai jaket kotak-kotak warna hijau yang memudar dan celana panjang coklat. Tampak pakaian itu kebesaran membungkus tubuhnya yang mungil. Ia baru saja mandi, tampak ujung rambut depannya yang masih basah.

Aku dan pak mahmudin lalu digiring mbaknya ke sebuah warung. Sambil menunggu ipul yang terjebak di busway. Di sodori buku menu, pak mahmudin, satu satunya pekerja di gedung yang berasal dari bangsari ini menolak. Entah karena canggug, malu-malu atau seperti alasannya, dia baru saja makan malam.

Sehari ia makan dua kali. Dengan kompor ia memasak menunya sendiri. Seminggu menghabiskan beras maksimal 5 liter. Beserta belanja lauk ia harus mengeluarkan lima puluh ribu rupiah.

Baru seminggu ia di jakarta, meninggalkan isteri dan kelima anaknya di bangsari. Dan rubangi, penerima bantuan bantuan kambing adalah anaknya nomor dua. Ragilnya sekarang baru kelas satu sekolah dasar.

Sebagai pekerja bangunan tak hanya kali ini. Ia pernah merantau ke makssar membangun pabrik semen selama sembilan bulan. “ya kemana saja mas, terserah nasib membawa”, katanya.

Tanganya membuka-buka buku menu lalu memesan susu coklat panas. Ke jakarta terpaksa ia lakukan karena di kampung ia tak punya sawah sendiri. Ia hanya maro (bagi hasil) dari sawah salah satu pak haji.

Sawah tadah hujan itu hanya bisa di tanami dua kali. Rendengan dan sadon. Musim tanam sadon, periode kedua ini kemungkinan panen hanya sekitar 50 persen karena tak adanya hujan. Sehingga kadang pak mahmudin memilih menanaminya dengan palawija dan sayur-sayuran.

“Pak bagaimana rasanya mendapatkan bantuan kambing? Tanya ipul

“Tentu saja senang, jawabnya sambil tersenyum. Sebelumnya ia juga memelihara kambing, namun terpaksa di jualnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dia juga mengucapkan terimaksih banyak kepada ipul ( maksudnya juga kepada para donatur) karena ia telah merasa di tuntun, sehingga anaknya tetap bisa melanjutkan sekolah.

Tak terjebak seperti anak-anak lain yang malas sekolah. Kebanyakan mereka beranggapan, sekolah itu lama menghasilkan duitnya. Lebih baik langsung bekerja membantu orang tua. Apalagi anak perempuan, otomatis diplot sebagai tenaga kerja wanita di negeri kurma.

Sebulan lagi ia akan pulang. Menjenguk keluarga yang menunggunya. Dengan uang yang berhasil di kumpulkan pak mahmudin yang asli kebumen itu memilih naik kereta ekonomi dari stasiun senen yang harga tiketnya sekali jalan 27.500 rupiah.

Selama sebulan lebih itu ia sukses mengumpulkan uang sekitar 600-700 ribu. Sebenarnya ia adalah tukang, namun hanya dibayar sebagai “kenek”. Ia tak protes, meskipun tenaganya dihargai sehari 30 ribu rupiah.

Ia paham, sebenarnya upah harian yang ia terima jauh lebih besar. Namun telah di potong untuk mandor dan pegawai atasan lainnya.

Dari penghasilannya itu, andai bersisa ia simpan. Bukan ke bank namun ke rumah pak kyai yang mengelola pesantren. Sengaja ia tak menyimpan ke bank, karena ia ingin uang itu bisa dipakai untuk menabah modal dagang para santri.

Sekarang bangunan yang ia kerjakan sudah berdiri. Sudah sampai tahap plester dan finishing. Menurutnya masih sekitar lima sampai enam bulan untuk menyelesaikan gedung yang kata dia milik orang arab.

Ia bisa tidur di dalamnya. Di lantai dua, pak mahmudin membuat ranjang berukuran “single” yang berasal dari kayu bekas. Tampak pada keempat kaki ranjang itu menjulang setinggi badan pemain basket profesional.

Rupanya ranjang itu didesain multi fungsi. Diantara tiang-tiangnya, dipasang tali yang difungsikan sebagai jemuran dan tempat menaruh baju dan sarung. Di sebelahnya terdapat meja-mejaan tempat menaruh piring.

Pak mahmudin rupanya cukup kreatif, memanfaatkan botol aqua berukuran tanggung yang di potong sebagian sisi atasnya untuk menyimpan sendok. Lalu benda itu digantungkan pada paku di salah satu kaki ranjang.

Andai dipasang kelambu, ranjang itu akan mirip ranjang raja-raja jawa jaman dulu. :)

Bantuan disalurkan ke:

No rekening: 0751371054
Atas nama : Much. Syaefulloh
Bank BCA cabang Sabang Jakarta pusat
Email : much.syaefulloh@gmail.com, ipoul_bangsari@yahoo.com
YM! : ipoul_bangsari
HP: 081578820013
Alamat: Jl Kebon Kacang II no 70 Tanah Abang Jakarta Pusat atau

atau ke Bapak saya yang mengurusi program ini di Bangsari
Darso Moh. Dahroni
d.a: dusun Karang Reja, RT 03 RW 04, desa Bulaksari (Bangsari), Kec. Bantarsari, Kab. Cilacap.

9 comments November 1, 2007

blogger and social works

Pernah mengagumi seseorang?

Plato, Mother Theresa atau siapapun tokoh besar dunia dengan kontribusi nyatanya.

Seperti saya yang terus terang terkagum kagum sama blogger drop dead gorgeous, atau diam diam mengagumi ndoro seleb itu.

Bahkan saking kagumnya, saya jadi sering ngerecokin sang biang D2G via YM dengan pertanyaan pertanyaan ngga penting hanya untuk sekedar bertegur sapa.

Bicara soal blogger.

Tidak lagi sekedar menulis mengungkapkan uneg uneg, kopdar rame rame, blogger pun pelan pelan mulai menancapkan suatu kontribusi nyata bagi sesama.

Pada masanya ketika gempa dahsyat mengguncang Yogyakarta beberapa waktu lalu beberapa blogger bersatu menggalang tenaga dan dana untuk disalurkan kepada anak anak SD di Klaten (daerah korban gempa yang masih sedikit terjangkau bantuan) hingga terbentuklah Klaten Ceria. Dari sinilah cikal bakal komunitas Cahandong hadir.

Kepedulian itu pun berlanjut. Penyaluran kambing kurban untuk sebuah dukuh terpencil jauh dari peradaban kota yang gemerlap pun digelar. Even yang bertepatan dengan hari Raya Idul Adha. Bersasaran pada penduduk Dukuh Legundi yang tergolong miskin agar bisa merayakan Hari Raya Kurban tersebut.

Dan lagi, sebuah program sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi bangsa. Bloggers for Bangsari. Mendukung anak anak MTS di desa Bangsari Kec. Bantarsari Kabupaten Cilacap agar tetap bisa sekolah dengan cara meminjamkan kambing induk betina untuk dipelihara dan diambil profitnya sebagai biaya sekolah. Program ini sudah berjalan. Disosialisaikan kembali pada Muktamar Blogger dan Pesta Blogger 2007 lalu. Kepekaan kecil menghasilkan kepedulian besar. Dukungan terhadap program ini pun berdatangan. Para blogger tergerak untuk ikut berpartisipasi dengan menyumbangkan sejumlah dana. Sampai saat ini dana yang terkumpul sebesar 11, 8 juta. Kemungkinan akan terus bertambah.

Berbagi dengan sesama bukan merupakan pilihan tetapi adalah kewajiban. Terlebih bagi kita yang mampu. Kalau bukan kita siapa lagi? Mari terus bergandengan tangan untuk membantu anak anak sekolah di negeri ini. Mereka masa depan bangsa. Karenanya pendidikan merupakan factor penting. Hal dasar yang seharusnya bisa dinikmati oleh semua anak anak Indonesia tanpa terkecuali. Tanpa batasan biaya yang mengganggu kelangsungan pendidikan mereka.

Dari Bloggers for Bangsari mungkin saja kita bisa bergerak untuk menjangkau semua anak di pelosok Indonesia yang membutuhkan bantuan pendidikan.

Just support them on

Much. Syaefulloh
much.syaefulloh@gmail.com
081578820013
Jl. Kebon Kacang II no. 70 Tanah Abang Jakarta Pusat
No. Rekening 0751371054
BCA Cabang Sabang Jakarta Pusat

Blogger juga boleh punya peranan kan?

Tulisan diambil dari sini

Bantuan disalurkan ke:
No rekening: 0751371054
Atas nama : Much. Syaefulloh
Bank BCA cabang Sabang Jakarta pusat
Email : much.syaefulloh@gmail.com, ipoul_bangsari@yahoo.com
YM! : ipoul_bangsari
HP: 081578820013
Alamat: Jl Kebon Kacang II no 70 Tanah Abang Jakarta Pusat atau

atau ke Bapak saya yang mengurusi program ini di Bangsari
Darso Moh. Dahroni
d.a: dusun Karang Reja, RT 03 RW 04, desa Bulaksari (Bangsari), Kec. Bantarsari, Kab. Cilacap.

3 comments October 31, 2007

PB2007: Terima kasih Muktamar dan Pesta Blogger

Alhamdulillah sampai saat ini dana yang sudah berhasil dikumpulkan untuk program Bloggers fo Bangsari sebesar 8,75 juta (2,1 juta di Muktamar dan sisanya selama pesta) dan insyaallah masih bisa bertambah.


Untuk itu, saya sebagai bagian komunitas Bunderan HI yang menjadi motor kampanye ini sekaligus mewakili anak-anak Bangsari ingin mengucapkan terima-kasih sebesar-besarnya kepada:

  1. Panitia Pesta Blogger yang telah memberi kami kesempatan untuk melakukan gerilya penggalangan dana selama acara pesta
  2. XL Care yang telah merespon dengan baik kampanye ini
  3. Om Ong Hock Chuan, Blogger Malaysia yang telah ikut mempublikasikan program ini dalam versi bahasa inggris plus mendonasi juga
  4. Pakde Mbilung, Nengjeni, Adri dan Ghilman yang telah mendukung dan menyemangati kami materi dan non materi
  5. Ndorokakung yang telah bersedia kami repoti untuk melobi panitia
  6. Paman Tyo yang telah mendukung program ini dari balik layar plus mengerjai kami di tengah malam
  7. Dokter Tito yang telah mendesain banner dan komik Bloggers for Bangsari beserta segala kerepotannya
  8. Om Bartley yang telah mendesainkan sticker-sticker Bloggers for Bangsari
  9. Nopenk yang telah mendesain kaos “no one cares about your blog
  10. Banimal yang memfotokopi pamflet di tengah malam plus merelakan kameranya dibajak dan belum dikembalikan hingga hari ini (jumat tak kembalikan sam)
  11. Kang Zam yang meski tidak bisa datang tapi ikut melakukan penggalangan dana di Jogja
  12. Bude kenny yang juga ikut mendukung program ini dari Malaysia
  13. Komunitas Blogfam yang dengan antusias ikut merayu para donatur lain
  14. Pasangan muda dari Jogja, Tika dan Iphan yang dengan sukarela kami bajak untuk ikut membantu selama acara (selamat ya atas perolehan doorprize N95-nya)
  15. Pihak-pihak lain yang ikut mendukung namun belum tersebutkan dalam tulisan ini

Teman teman komunitas HI: Kang Presiden yang telah berorasi mempresentasikan kampanye ini selama break season, Gus Hadik pitik yang telah mengkoordinir kampanye ini meski ternyata tidak kebagian undangan, Iqbal (Kyai Balibul Gembul) yang telah menyelenggarakan Muktamar dengan sukses dan kebingungan bagaimana caranya ngomong seratus lima puluh ribu kepada donatur bule-bulenya, Omith yang telah mengkoordinasi berbagai pernik strategi penjualan kampaye dan berhasil merayu donatur-donatur kelas kakap, Pito yang tanpa kenal lelah mencuci otak para calon donatur, Kw yang tulisan-tulisannya menggugah detikinet untuk ikut mempublikasi kampaye ini, Miko yang usulnya kepada MC menjadikan kang Presiden bisa tampil selama acara break season, Yudi yang sampai harus dimarahi bosnya karena meninggalkan pekerjaan, Kang Wahyu yang telah mempublikasikan berbagai kegiatan Muktamar dan kampanye ini lewat harian Surya-nya, Luthfi yang sampai harus menunda skripsinya karena berpartisipasi dalam kampanye, Gita yang merelakan Entry Codenya untuk dipakai kyai Gembul masuk ke dalam pesta.

Gambar diambil dari sini tanpa ijin…

Bantuan disalurkan ke:

No rekening: 0751371054
Atas nama : Much. Syaefulloh
Bank BCA cabang Sabang Jakarta pusat
Email : much.syaefulloh@gmail.com, ipoul_bangsari@yahoo.com
YM! : ipoul_bangsari
HP: 081578820013
Alamat: Jl Kebon Kacang II no 70 Tanah Abang Jakarta Pusat atau

atau ke Bapak saya yang mengurusi program ini di Bangsari
Darso Moh. Dahroni
d.a: dusun Karang Reja, RT 03 RW 04, desa Bulaksari (Bangsari), Kec. Bantarsari, Kab. Cilacap.

2 comments October 29, 2007

Komik Bloggers for Bangsari

Desain oleh dokter tito


Bantuan disalurkan ke:

No rekening: 0751371054
Atas nama : Much. Syaefulloh
Bank BCA cabang Sabang Jakarta pusat
Email : much.syaefulloh@gmail.com, ipoul_bangsari@yahoo.com
YM! : ipoul_bangsari
HP: 081578820013
Alamat: Jl Kebon Kacang II no 70 Tanah Abang Jakarta Pusat atau

atau ke Bapak saya yang mengurusi program ini di Bangsari
Darso Moh. Dahroni
d.a: dusun Karang Reja, RT 03 RW 04, desa Bulaksari (Bangsari), Kec. Bantarsari, Kab. Cilacap.

Add comment October 29, 2007

Nyumbang kambing dapat kaos blogger

Khusus untuk para penyumbang kambing dalam kampanye Bloggers for Bangsari baik di forum Muktamar maupun Pesta Blogger akan mendapatkan kenangan berupa kaos dan sticker keren. Kaos blogger bertuliskan no one cares about your blog di bagian dada dan di bagian punggung amenangi jaman blog, yen ora ngeblog ora gaul, ning sak temene sopo sing moco blogmu?

Karena hal ini dimaksudkan untuk keperluan penggalangan dana, mohon maaf jika hanya mereka yang menyumbang minimal Rp 150 ribu saja yang akan mendapatkannya. Kaos dicetak terbatas hanya 50 buah.

Sekalipun tidak menghadiri kedua cara tersebut, Anda tetap bisa memesan mulai dari sekarang. Kontak saja:

Saatnya tak hanya posting, blogwalking, tapi juga dukung mereka sekolah.

bahtiar: 081328484289 (bahtiar
pitik: 08157123875 (hadik1@gmail.com)
ipul: 081578820013, 02199183863 (much.syaefulloh@gmail.com)
mitha: 0818794474 (mita_ald@yahoo.com)
iqbal: 02199562833, 081574852877 (i.prakasa@gmail.com)
hedi: 081311401084
pito: 0818691666, 08882799894 (pitopoenya@yahoo.com)

Bantuan disalurkan ke:

No rekening: 0751371054
Atas nama : Much. Syaefulloh
Bank BCA cabang Sabang Jakarta pusat
Email : much.syaefulloh@gmail.com, ipoul_bangsari@yahoo.com
YM! : ipoul_bangsari
HP: 081578820013
Alamat: Jl Kebon Kacang II no 70 Tanah Abang Jakarta Pusat atau

atau ke Bapak saya yang mengurusi program ini di Bangsari
Darso Moh. Dahroni
d.a: dusun Karang Reja, RT 03 RW 04, desa Bulaksari (Bangsari), Kec. Bantarsari, Kab. Cilacap.

3 comments October 29, 2007

Terima-kasih Detikinet


Dari info teman-teman sesama blogger, ternyata program Bloggers for Bangsari juga dimuat detikinet.

Terima-kasih Detik…


Bantuan disalurkan ke:

No rekening: 0751371054
Atas nama : Much. Syaefulloh
Bank BCA cabang Sabang Jakarta pusat
Email : much.syaefulloh@gmail.com, ipoul_bangsari@yahoo.com
YM! : ipoul_bangsari
HP: 081578820013
Alamat: Jl Kebon Kacang II no 70 Tanah Abang Jakarta Pusat atau

atau ke Bapak saya yang mengurusi program ini di Bangsari
Darso Moh. Dahroni
d.a: dusun Karang Reja, RT 03 RW 04, desa Bulaksari (Bangsari), Kec. Bantarsari, Kab. Cilacap.

Add comment October 29, 2007

Sekilas foto-foto penerima bantuan kambing

Bantuan disalurkan ke:

No rekening: 0751371054
Atas nama : Much. Syaefulloh
Bank BCA cabang Sabang Jakarta pusat
Email : much.syaefulloh@gmail.com, ipoul_bangsari@yahoo.com
YM! : ipoul_bangsari
HP: 081578820013
Alamat: Jl Kebon Kacang II no 70 Tanah Abang Jakarta Pusat atau

atau ke Bapak saya yang mengurusi program ini di Bangsari
Darso Moh. Dahroni
d.a: dusun Karang Reja, RT 03 RW 04, desa Bulaksari (Bangsari), Kec. Bantarsari, Kab. Cilacap.

Add comment October 29, 2007

Bloggers for Bangsari: Dukung Mereka Sekolah

Sekilas tentang kampanye Bloggers for Bangsari:

Program ini bertujuan untuk membantu anak-anak sekolah Madrasah Tsanawiyah Salafiyah di Bangsari (secara administratif bernama Bulaksari, kecamatan Bantarsari, Cilacap) dengan cara meminjamkan modal kepada mereka berupa induk kambing betina. Idealnya satu anak memelihara 2 induk supaya cukup profit untuk ukuran mereka. Hitung-hitungannya ada di serial pertama.


Singkat kata, jika kambing yang dipinjamkan sudah menghasilkan dalam jumlah tertentu, mereka boleh menjual hasilnya untuk keperluan pendidikan mereka. Nah, jika (lagi) hasil anakannya sudah cukup untuk menghasilkan lagi, indukan kambingnya tersebut akan ditarik dan diberikan ke anak lain. Begitu seterusnya hingga indukan tersebut tak bisa menghasilkan.

Proyek ini sebenarnya sudah berjalan dari sebelum puasa ramahdan dan sudah memberikan bantuan kepada 4 anak dengan total dana yang sudah berhasil saya kumpulkan sebanyak 7,5 juta rupiah. Namun karena jumlah anak yang perlu diberi bantuan jauh lebih banyak dari itu, dengan disponsori Pakde Mbilung dan dibantu teman teman bunderan HI, kami memberanikan diri untuk mengkampanyekan kembali program ini.

Cerita lengkap tentang program yang sudah berjalan ada di serial kambing pertama dan kedua.

Kenapa Kambing?

Kambing adalah bahasa sederhana yang mereka pahami dengan mudah (dan juga orang tua mereka). Bantuan berupa uang tidak mendidik dan membuat mereka malas, memangkas tradisi kerja mereka.

Hubungan dengan Muktamar Blogger

Pakde menyarankan supaya blogger tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, tapi lebih membumi dan nyata. Karena itu sebaiknya program donasi kambing untuk anak-anak madrasah diangkat kembali dengan melibatkan komunitas blogger yang lebih luas. Mumpung momentumnya sedang pas, Muktamar Blogger dan (semoga) Pesta Blogger.

Kalo Menyumbang Saya Dapat Apa?

Insyaallah setiap penyumbang akan mendapatkan merchandise berupa kaos dan sticker selama persediaan masih ada. Syarat dan ketentuan berlaku.

catatan: program ini boleh diadopsi, dicopy & paste maupun dibajak oleh siapa saja, di lokasi mana saja.

Contact Persons:
Pitik: 08157123875 (hadik1@gmail.com)
Ipul: 081578820013, 02199183863 (much.syaefulloh@gmail.com)
Mitha: 0818794474 (mita_ald@yahoo.com)
Iqbal: 02199562833, 081574852877 (i.prakasa@gmail.com)
Hedi
: 081311401084
Pito: 0818691666, 08882799894 (pitopoenya@yahoo.com)

link terkait:
Yudi
Pito 1
Pitik
Balibul1 dan Balibul 2
Omith
Miko

Bantuan disalurkan ke:

No rekening: 0751371054
Atas nama : Much. Syaefulloh
Bank BCA cabang Sabang Jakarta pusat
Email : much.syaefulloh@gmail.com, ipoul_bangsari@yahoo.com
YM! : ipoul_bangsari
HP: 081578820013
Alamat: Jl Kebon Kacang II no 70 Tanah Abang Jakarta Pusat atau

atau ke Bapak saya yang mengurusi program ini di Bangsari
Darso Moh. Dahroni
d.a: dusun Karang Reja, RT 03 RW 04, desa Bulaksari (Bangsari), Kec. Bantarsari, Kab. Cilacap.

Add comment October 10, 2007

Next Posts Previous Posts


Categories

  • Blogroll

  • Feeds